Lagu Tubuh-Ku Kuberikan adalah lagu komuni katolik motif Alor ciptaan Kenny Aprilio. Nuansa etnik Kamang-Alor yang melekat pada lagu ini membuatnya terdengar khas dan memberikan warna musikal yang berbeda dibandingkan lagu komuni lainnya.
Lagu Misa ini sebagai Lagu Komuni Katolik, berpusat pada perkataan Yesus sendiri tentang Ekaristi: “Tubuh-Ku yang Kuberikan sebagai makanan, Darah-Ku Kuberikan sebagai minuman.” Kalimat ini mengingatkan umat pada ajaran Gereja Katolik mengenai kehadiran nyata Kristus dalam roti dan anggur yang telah dikonsekrasi.
Melalui syairnya, lagu ini menegaskan bahwa Ekaristi bukan sekadar simbol, melainkan sungguh menjadi santapan rohani yang memberi kehidupan kekal. Tema ini tampak jelas pada bagian refrain:
“Siapa yang makan Tubuh-Ku akan hidup kekal, siapa yang minum Darah-Ku takkan mati lagi.”
Informasi Lagu
Judul Lagu : Tubuh-Ku Ku Berikan
Jenis Lagu : Lagu Komuni
Pencipta Lagu dan Lirik : Kenny Aprilio
Nada Dasar : Do = D
Birama : 4/4
Tema Lagu : Tubuh dan Darah Kristus
Karakter Lagu : Tenang dan mengalir, bernuansa etnik Kamang-Alor
Cocok Digunakan Misa Mingguan, Misa Syukur, Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, Misa Kamis Putih
Lirik Lagu
Refrain
Tubuh-Ku Kuberikan sebagai makanan,
Darah-Ku Kuberikan sebagai minuman.
Siapa yang makan Tubuh-Ku akan hidup kekal,
siapa yang minum Darah-Ku takkan mati lagi.
Bait 1
Makanlah dan minumlah tawaran dari Allah,
tanda cinta kasih-Nya bagi kita umat manusia.
Bait 2
Santapan surgawi, Tubuh dan Darah Tuhan,
yang diserahkan kepada kita jaminan hidup kekal.
Bait 3
Hormat dan sembah sujud bagi-Mu Yesus Tuhan,
yang telah rela kurbankan diri-Mu tebus dosa kami.
Bait 4
Yesus kami mohon, teguhkanlah kami,
agar mampu wujudkan amanat-Mu saling mengasihi.
Dapatkan teks lagu ini dengan mengunduhnya/ download melalui tombol di Bawah.
Lagu Misa lainnya:
Lihat juga konten-konten terbaik dari Liturgi Katolik:
