Di Meja Perjamuan Suci – Yustin Genohon | 1 Good Ultimate

Di Meja Perjamuan Suci merupakan lagu Misa Katolik yang digunakan pada ritus Persiapan Persembahan (Offertorium). Syair lagu ini mengungkapkan makna rohani dari persembahan umat yang dibawa ke altar, yakni roti dan anggur sebagai lambang karya manusia yang dipersembahkan kepada Allah untuk dikuduskan. Selain itu, lagu ini juga menegaskan bahwa umat tidak hanya mempersembahkan materi, tetapi juga seluruh hidup, karya, sukacita, dan pengorbanan yang dipersatukan dengan kurban Kristus dalam Perayaan Ekaristi. Dengan nuansa gembira dan penuh syukur, lagu ini membantu umat menghayati makna penyerahan diri kepada Tuhan pada saat persembahan.

Lihat juga: Kami Membawa Persembahan – Sirilius Wali

Bagi paduan suara gereja, lagu ini sebaiknya dibawakan dengan karakter ringan, mengalir, dan penuh semangat syukur sesuai petunjuk tempo dan suasana lagu yang bersifat gembira. Karena ditulis dalam format SATB dengan gerak melodi yang relatif sederhana, setiap suara perlu menjaga keseimbangan dinamika agar teks dapat terdengar jelas oleh umat. Frase-frase panjang hendaknya dinyanyikan secara legato dengan pengaturan napas yang baik, sementara bagian akhir lagu dapat diberikan sedikit peningkatan intensitas untuk menegaskan ungkapan syukur dan persembahan yang berpuncak pada penyerahan diri kepada Allah.

Informasi Lagu

Judul Lagu : Di Meja Perjamuan Suci
Fungsi Liturgi : Lagu Persiapan Persembahan (Offertorium)
Suasana : Gembira, penuh syukur
Nada Dasar : Do = A
Birama : 2/4
Bentuk Lagu : SATB (Sopran, Alto, Tenor, Bass)
Pencipta : Yustin Genohon, SVD
Tema Utama : Persembahan roti dan anggur, penyerahan diri, syukur umat kepada Allah
Cocok Digunakan Misa Mingguan, Misa Syukur, Misa Panen, Misa Keluarga, dan perayaan yang menonjolkan tema persembahan hidup kepada Tuhan

Lirik Lagu Lengkap

Bait 1

Di meja perjamuan suci kami datang membawa persembahan,
roti, anggur karya tangan manusia, lambang Tubuh dan Darah Kristus Putra-Mu.

Refrain:
Terimalah Bapa persembahan ini,
ungkapan syukur sembah bakti kami pasrah diri
dalam kurban Kristus, kurban yang termurni.
Dalam cinta dan dalam doa,
dalam lagu dan tarian nan indah.

Bait 2

Berseri kembang-kembang nan indah, semerbak harum dan mempesona,
menghiasi altar kurban tersuci, lambang cinta kasih kami nan ikhlas.

Refrain:
Terimalah Bapa persembahan ini,
ungkapan syukur sembah bakti kami pasrah diri
dalam kurban Kristus, kurban yang termurni.
Dalam cinta dan dalam doa,
dalam lagu dan tarian nan indah.

Bait 3

Bersama kurban Yesus Putra-Mu, kami sujud di depan altar suci,
pinta berkat dan rahmat-Mu berlimpah, bagi hidup kami di dunia fana.

Refrain:
Terimalah Bapa persembahan ini,
ungkapan syukur sembah bakti kami pasrah diri
dalam kurban Kristus, kurban yang termurni.
Dalam cinta dan dalam doa,
dalam lagu dan tarian nan indah.

Catatan untuk Koor

Perhatikan artikulasi teks pada bagian refrain agar pesan syukur dan penyerahan diri tersampaikan dengan jelas kepada umat, serta jaga keseimbangan antar suara SATB agar harmoni tetap terdengar utuh dan hangat.

Dapatkan teks lagu persembahan Katolik ini melalui tombol di bawah:

Lagu Misa lainnya:

Lihat juga konten-konten terbaik dari Liturgi Katolik:

Scroll to Top