Berbaring di Palungan – Lagu Misa Natal 4

Berbaring di Palungan merupakan lagu komuni Misa Natal yang mengajak umat merenungkan kasih Allah yang dinyatakan melalui kelahiran Yesus Kristus di Betlehem. Syairnya menggambarkan Bayi Yesus yang mungil berbaring di palungan dalam kesederhanaan, didampingi Maria dan Yosef, sementara dunia seakan belum menyediakan tempat bagi Sang Juruselamat. Di tengah dinginnya malam dan kesunyian kandang, cahaya Kristus justru menghalau kegelapan dan membawa keselamatan bagi seluruh umat manusia. Dengan nuansa yang tenang dan penuh penghayatan, lagu ini sangat sesuai mengiringi perarakan komuni atau saat hening sesudah komuni pada Perayaan Misa Natal.

Lihat juga: Sambut Kristus Sang Penebus – Lagu Pembuka Misa Natal

Bagi koor, Berbaring di Palungan sebaiknya dibawakan dengan tempo sedang dan ekspresi yang lembut agar suasana doa tetap terjaga selama pembagian Komuni Kudus. Setiap bait hendaknya dinyanyikan dengan artikulasi yang jelas dan dinamika yang berkembang secara bertahap. Bagian Gloria in excelsis Deo dapat dibawakan dengan harmoni yang penuh namun tetap tidak berlebihan sehingga menjadi puncak penghayatan tanpa menghilangkan karakter meditatif lagu. Keseimbangan antar suara dan penguasaan frase akan semakin membantu umat merenungkan misteri Inkarnasi Kristus.

Informasi Lagu

  • Judul: Berbaring di Palungan
  • Fungsi Liturgi: Lagu Komuni Misa Natal (dapat juga digunakan sebagai lagu meditasi sesudah komuni-Post Komuni)
  • Pencipta Lagu dan Lirik: Antonius Gea, OFMCap
  • Aransemen: Paul Widyawan
  • Nada Dasar: Do = F
  • Birama: 4/4
  • Tempo: Sedang

Lirik Lagu Berbaring di Palungan

Bait 1

(Bayi kecil, bayi mungil di palungan).
Bayi yang kecil mungil berseri, berbaring di atas palungan.
Ayah bunda di samping-Nya menghangati-Nya,
jerami menghangatkan tubuh-Nya.
Malam yang dingin menyelimuti wajah-Nya, sunyi senyap sekeliling-Nya.
Namun cahaya mengusir kegelapan.
Gloria in excelsis, in excelsis Deo.
Tuhan hadir di tengah kita.

Bait 2

(Ku terharu, ku tertegun merenungkan).
Hati terharu, jiwa tertegun merenungkan kelahiran-Nya.
Tiada tempat, tiada hati yang menyambut-Nya.
Kandang yang hina menjadi tempat lahirnya Penyelamat.
Ia tidur di atas palungan.
Gloria in excelsis, in excelsis Deo.


Dapatkan teks lagu ini dengan mengunduhnya/ download melalui tombol di Bawah.

Lihat juga teks Lagu Misa lainnya:

Lihat juga konten-konten terbaik dari Liturgi Katolik:

Berbaring di Palungan menghadirkan suasana hening dan penuh penghayatan akan misteri Allah yang menjadi manusia demi keselamatan dunia. Melalui lirik yang sederhana namun mendalam, lagu ini membantu umat mempersiapkan hati untuk menyambut Kristus yang hadir dalam Sakramen Ekaristi, sebagaimana dahulu Ia hadir dalam kesederhanaan palungan di Betlehem. Temukan pula berbagai teks lagu Misa Natal, partitur koor, dan lagu liturgi Katolik lainnya di situs ini. Jangan lupa membagikan halaman ini kepada anggota koor, organis, dan petugas liturgi agar semakin banyak umat memperoleh referensi lagu yang sesuai untuk Perayaan Natal. Rumah teks lagu-lagu Misa KatolikOne Good Ultimate.

Scroll to Top